DARAH DI LANGIT GAZA
Kamis, 19 Februari 2026
Edit

Penulis: Ilma Nafiah
Langit Gaza memerah senja
Asap dan debu menutup doa
Tangis ibu pecah di udara
Dunia menatap tanpa suara
Sejak Oktober luka terbuka
Rumah runtuh jadi puing duka
Anak kecil kehilangan tawa
Nama mereka tinggal cerita
Bom jatuh tanpa memilih jiwa
Perempuan dan bayi jadi korban
Tanah sempit kian terluka
Di antara reruntuhan harapan
Api menyala menelan kota
Panasnya menghapus jejak raga
Tubuh hilang tanpa nisan nyata
Seolah lenyap ditelan bara
Gencatan senjata hanya kata
Di podium tinggi penuh wacana
Namun dentum tak pernah reda
Malam Gaza tetap menyala
Hukum dunia bicara panjang
Resolusi lahir bergantian
Tetapi darah terus menggenang
Keadilan terasa angan
Anak-anak menatap langit kelam
Mencari bintang di sela perang
Mereka tumbuh dalam dentuman
Belajar takut sebelum tenang
Ibu memeluk sisa keluarga
Ayah menggali tanah bergetar
Setiap doa naik ke angkasa
Memohon esok yang tak gentar
Wahai dunia dengar suara
Ini bukan sekadar berita
Selama Gaza masih berdarah
Nurani kita ikut terluka